Masuk 12 Besar Dunia, TNI Dapat Pujian Anggota Dewan

Anggota Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat Syaifullah Tamliha mengakui bangga dengan prestasi Tentara Nasional Indonesia yang menempati peringkat 12 dunia. Tamliha memberikan pujian pada kehandalan pasukan TNI yang dapat menaklukkan angkatan militer Australia serta Kanada, walau minim alat paling utama system persenjataan (Alutsista). 



"Bila demikian, saya bangga juga sebagai orang Indonesia walau standard alutsista kita belum memenuhi serta anggarannya terbatas, " kata Tamliha di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 16 September 2015. 

Instansi sigi militer Global Firepower melaunching 20 negara yang memiliki angkatan militer paling baik. Dari 126 negara anggota Global Firepower, Amerika Serikat menempati peringkat pertama disusul Rusia, serta Cina. 

Deretan negara berprestasi militer dengan cara urut, yakni Amerika Serikat, Rusia, Cina, India, Inggris, Prancis, Korea Selatan, Jerman, Jepang, Turki, Israel, Indonesia, Australia, Kanada, Taiwan, Italia, Pakistan, Mesir, Polandia, serta Thailand. 

Tamliha menilainya TNI diuntungkan dengan keadaan geografis, kestabilan keamanan, serta banyak jumlah pasukan yang menyebar di Tanah Air. Bahkan juga, tentara Angkatan Darat disuruh menolong pekerjaan diluar militer, seperti pendampingan di desa, serta penjagaan mendekati pemilu kepala daerah. 

 " Kelebihannya, kestabilan keamanan kita jauh diatas negara lain termasuk juga Australia, " kata politikus Partai Persatuan Pembangunan itu. 

Ironisnya, kata Tamliha, TNI belum meraih standard Minimal Essential Force 2009-2014. Biaya Kementerian Pertahanan 2015 cuma Rp 95 triliun, dengan alokasi untuk TNI sebesar Rp 79 triliun. Lantaran biaya minim, TNI mesti menunggak pembelian tiga buah kapal selam dari Korea Selatan serta pesawat Sukhoi. " Tunggakan itu harus dikerjakan pemerintah. " 

Global Firepower memakai 50 persyaratan penilaian seperti jumlah personil, alutsista di tiga matra, biaya, infrastruktur, serta cadangan daya dalam memastikan peringkat militer satu negara. Tetapi, tak mengkalkulasi kepemilikan serta kekuatan nuklir negara. 

Mereka malah memperhitungkan keadaan geografis, politik serta ekonomi negara berkaitan. Diluar itu, kekuatan tempur pasukan darat serta laut ikut diperhitungkan walau negara itu tidak mempunyai lokasi laut. Negara yang tidak mempunyai laut belum pasti dikira lemah.

http://medantempur.com


Recommended Posts :

1 comments - Skip ke Kotak Komentar

Post a Comment - Back to Content

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))